Rabu, 21 Maret 2012

Pembahasan UN B. Indonesia 2005


1. Bacalah paragraf berikut!
    Jurgen Habermas mengatakan bahwa selama ini manusia modern telah terjebak pada pola
    mekanistis. Akibatnya, selama ini kita tak sadar bahwa kita hanya menjadi, instrumen
    belaka, baik instrumen kekuasaan maupun instrumen teknologi. Apa yang dikatakan oleh
    Habermas?
    Jawaban yang tepat untuk pertanyaan tersebut yang sesuai dengan isi paragraf adalah ........
    A . Manusia tidak menyadari bahwa ia menjadi instrumen belaka.
    B . Manusia hanya menjadi instrumen kekuasaan semata.
    C . Selama ini manusia modern hanya menjadi instrumen belaka.
    D . Selama ini manusia modern menjadi instrumen teknologi yang mekanistis
    E . Jurgen Habermas mengatakan hal yang sebenarnya terjadi.

    Kunci : C
    Penyelesaian :
    Jawaban yang tepat untuk pertanyaan apa yang dikatakan oleh Habermas adalah selama
    ini manusia modern hanya menjadi instrumen belaka.


2 . Bacalah ilustrasi berikut!
     Seorang direktur memerintahkan kepada kepala bagian keuangan untuk menyampaikan
     laporan keuangan bulan Mei.
     Jika perintah tersebut dituangkan ke dalam memo, kalimat yang paling tepat adalah ........
     A . Mana laporan keuangan pada bulan Mei? Sudahkah Anda laporkan ke kabag
           keuangan?
     B . Segera sampaikan laporan keuangan bulan Mei.
     C . Laporan keuangan Mei sebaiknya sudah sampai kepada kepala bagian keuangan.
     D . Saya sangat perlu mengetahui laporan keuangan bulan Mei, laporkan segera ke
           kabag !
     E . Coba kamu ambil mana laporan keuangan bulan Mei itu yang akan dilaporkan
           tersebut.

     Kunci : B
     Penyelesaian :
     Memo yaitu sejenis surat yang dipergunakan dalam surat menyurat intern sebuah kantor.      Isi memo memberikan petunjuk atau perintah singkat. Kalimat memo harus singkat dan jelas karena berisi instruksi singkat yang langsung pada persoalan. Kalimat yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah segera sampaikan laporan keuangan bulan Mei.

3 . Bacalah kalimat-kalimat berikut!
     (1) Pertama, Anda bersihkan dengan hapusan putih.
     (2) Lalu, gosokkan ke noda kemudian bersihkan dengan spon bersih.
     (3) Bila wallpaper di hunian Anda terkena noda, janganlah khawatir.
     (4) Apabila dengan hapusan putih noda tidak kunjung hilang, Anda dapat membuat larutan baking soda dengan sedikit air.
     (5) Ada cara yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan noda pada Wallpaper tersebut.
      Kalimat-kalimat tersebut dapat dijadikan sebuah paragraf yang baik dengan urutan....
      A . (5), (3), (1), (2), dan (4)
      B . (5), (1), (4), (2) dan (3)
      C . (3), (1), (2), (4), dan (5)
      D . (3), (5), (1), (4), dan (2)
      E . (3), (5), (4), (1), dan (2)

      Kunci : D
      Penyelesaian :
      Menyusun kalimat menjadi sebuah paragraf harus memperhatikan kalimat utamanya, letak kalimat utama bisa di awal atau di akhir paragraf. Kalimat utama yaitu terdapat pada nomor tiga Bila wallpaper di hunian Anda terkena noda, janganlah khawatir kemudian diikuti dengan kalimat-kalimat penjelas no 5, 1, 4, dan 2.

4 . Bacalah silogisme berikut!
     Binatang yang akan dimasukkan ke dalam wilayah Indonesia harus dikarantina. Moli binatang yang akan dimasukkan ke dalam wilayah Indonesia.
     Kalimat yang berupa simpulan silogisme di atas adalah ........
     A . Moli akan dimasukkan ke dalam wilayah Indonesia.
     B . Moli adalah binatang yang di karantina.
     C . Moli tidak harus dikarantina.
     D . Moli harus dikarantina
     E . Moli termasuk binatang.

     Kunci : D
     Penyelesaian :
     Kesimpulan adalah hasil dari nalar/pikir/logika terhadap suatu masalah. Simpulan silogisme tersebut adalah Moli harus di karantina.

5 . Anak itu tertawa-tawa karena senang.
     Kata ulang yang sebentuk dengan kata ulang dalam kalimat tersebut terdapat pada ........
     A . Ia tidak tidur-tidur karena mengetik soal bahasa Indonesia.
     B . Sekarang banyak orang kaya-kaya yang hidupnya senang.
     C . Ibu membeli buah-buahan untuk persiapan buka puasa.
     D . Sudah pukul sebelas malam anakku belum datang-datang.
     E . Ia membentak-bentak siswa yang datang terlambat.

     Kunci : E
     Penyelesaian :
     Kata ulang tertawa-tawa pada kalimat tersebut maknanya terus menerus atau sering. Kata ulang tertawa-tawa sebentuk dengan kata ulang yang terdapat pada kalimat :
     Ia membentak-bentak siswa yang datang terlambat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar